Stanbuku.com - Ada untuk dirimu

Antwerpen

Oleh:

Rp 42.000

Antwerpen adalah big-bang’ dari alam semesta-nya Bolaño.
The New York Times menggambarkan sosok dan karyanya sebagai
“Suara terpenting dari generasinya bagi dunia sastra Amerika Latin”.

Antwerpen

ANARKI TOTAL:
DUA PULUH TAHUN KEMUDIAN

Kutulis buku ini untuk diriku sendiri, meskipun aku tak terlalu yakin akan hal itu. Untuk sekian lama, apa yang kemudian menjadi novel ini hanya berupa lembaran-lembaran bebas yang kubaca ulang dan mungkin juga kurapikan, mengingat aku tidak punya banyak waktu. Tapi waktu untuk apa? Aku pun tidak bisa menjelaskannya dengan rinci. Mungkin aku menulis buku ini untuk para hantu, yang selalu punya waktu karena mereka berada di luar konsep waktu. Dan setelah pembacaan ulang yang terakhir (sekarang ini) kusadari bahwa yang terpenting bukan hanya hal-hal yang berkaitan dengan waktu, bahwasanya bukan hanya waktu saja yang menakut-nakuti. Kesenangan pun bisa menakut-nakuti, demikian juga nilai-nilai, bisa menakut-nakuti. Dan di tahun itu, seandainya tak elok jika aku melupakannya, aku hidup di kolong langit tanpa mengantongi ijin tinggal, katakanlah seperti mereka yang tinggal di kastil itu. Dan tentu saja, aku tidak menyodorkan novel ini ke penerbit manapun. Seandainya demikian, tentu mereka sudah membanting pintu tepat di depan wajahku dan aku sudah kehilangan salinan aslinya. Aku bahkan sama sekali tidak menyodorkan, apa yang mereka sebut sebagai salinan bersih. Naskah aslinya memiliki jumlah halaman yang lebih banyak: karena teks cenderung beranak-pinak dan mewabah seperti halnya bibit penyakit. Dan penyakitku adalah kebanggaan, kemarahan dan kekerasan. Hal-hal tersebut (kemarahan, kekerasan) pun habis dan aku melewatkan hari-hari dalam kelelahan yang sia-sia. Di malam hari aku bekerja. Kemudian di siang harinya aku menulis dan membaca. Aku tidak pernah tidur. Aku meminum kopi dan merokok agar terus terjaga. Karena kutahu, secara alamiah, orang tertarik, pada karya yang berasal dari halusinasiku sendiri. Kalau tak salah saat itu adalah tahun terakhirku di Barcelona. Dan kurangnya penghargaan untuk apa yang disebut sastra resmi terasa sangat besar, meskipun itu hanya sedikit lebih besar dari apa yang terasa pada sastra marjinal. Tapi aku percaya pada sastra: maksudku, aku tidak percaya pada arrivisme dan oportunisme termasuk di dalamnya celoteh para penjilat. Ya, aku percaya pada isyarat tanpa maksud, ya aku percaya pada tujuan. Dan pada saat itu aku masih belum punya anak. Masih lebih banyak membaca puisi daripada membaca prosa. Pada tahun-tahun -atau bulan-bulan- itu, aku merasakan kecenderungan untuk menjadi penulis fiksi-ilmiah dan semacam pornografi, kadang-kadang sebagai penulis antinomian, seolah lorong gelap dan cahaya listrik saling menafikan satu sama lain. Saat itu aku membaca Norman Spinrad, James Tiptree, Jr. (yang dalam kehidupan nyata bernama Alice Sheldon), Restif de la Bretonne dan Sade. Juga Cervantes dan para penyair Yunani kuno. Dan saat aku jatuh sakit aku membaca ulang Manrique. Sampai-sampai pada suatu malam aku mendapat ilham tentang cara untuk mendapatkan uang secara ilegal. Sebuah perusahaan kriminal kecil-kecilan. Yang pada dasarnya bukan untuk menjadi kaya dengan cepat. Dukungan yang pertama atau yang kemudian menjadi dukungan bagiku, adalah perkataan seorang teman dari Argentina yang muram-durja, dia menjawabku dengan pepatah yang kurang lebih memiliki makna, bahwa ketika seseorang harus berada di penjara atau di rumah sakit, akan lebih baik jika itu di negerinya sendiri, aku kira itu berkaitan dengan kunjungan besuk. Dan jawabannya itu tidak sedikit pun mempengaruhiku, sehingga aku merasa berada pada titik dengan jarak yang sama ke semua negeri di bumi ini. Kemudian kutunda rencanaku untuk mendapatkan uang secara ilegal itu setelah kudapati bahwa hal itu lebih buruk daripada bekerja di sebuah pabrik batu bata. Sementara itu di atas tempat tidurku terdapat kertas yang disematkan dengan paku payung yang padanya tertulis dalam bahasa Polandia, “Anarki Total”, seorang teman dari negara itu menuliskannya untukku. Waktu itu aku tak mengira akan hidup melewati usia 35 tahun. Masa-masa yang menyenangkan. Sampai kemudian datang tahun 1981, dan tanpa kusadari, semuanya pun berubah.

Blanes 2002

Berat0.4 kg
Jenis Sampul

Penerbit

Penerjemah

Tahun Terbit

2018

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama mengulas “Antwerpen”

Memperbarui…
  • Tidak ada produk dalam keranjang.