Stanbuku.com - Ada untuk dirimu

Agama Saya Adalah Jurnalisme

Oleh:

Rp 80.000 Rp 72.000

Andreas Harsono pernah meliput untuk The Jakarta Post, The Nation (Bangkok), The Star (Kuala Lumpur) dan Pantau (Jakarta). Dia menerima Nieman Fellowship on Journalism dari Universitas Harvard.

SEJAK INDONESIA MENGGANTI HINDIA BELANDA, media makin terpusat ke Jawa. Rezim Soekarno menutup semua media yang dianggap berpihak Belanda. Nama baru diciptakan: pers perjuangan. Soeharto menciptakan istilah baru: pers pembangunan. Wujudnya berupa konglomerat media.

Kini batas jurnalisme tumpang tindih dengan propaganda, hiburan, iklan, dan seni. Bias para wartawan, entah dengan negara, kebangsaan, agama maupun etnik, jadi biasa. Antologi ini mengumpulkan bermacam diskusi soal jurnalisme sejak jatuhnya Soeharto pada 1998.

Andreas Harsono pernah meliput untuk The Jakarta Post, The Nation (Bangkok), The Star (Kuala Lumpur) dan Pantau (Jakarta). Dia menerima Nieman Fellowship on Journalism dari Universitas Harvard.

Berat0.3 kg
Dimensi14 × 20 cm
Jenis Sampul

Jumlah Halaman

268

Penerbit

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama mengulas “Agama Saya Adalah Jurnalisme”

Memperbarui…
  • Tidak ada produk dalam keranjang.