Stanbuku.com - Ada untuk dirimu

  • O Henry: Genius Pengagum 1001 Malam

    Dunia akan selalu mengenang O Henry sebagai salah seorang cerpenis kelas satu yang setara dengan beberapa raksasa lainnya: Hemingway, Poe, Maupassant. Pada masanya, dia disebut sebagai “jawaban Amerika untuk Maupassant”. Namanya—sebagaimana juga nama Hemingway dan Poe—diabadikan sebagai kusala tahunan bergengsi untuk cerpen-cerpen terkemuka di Amerika: The O Henry Award. Henry, Olivier Henry, bukanlah nama asli. …

    Selengkapnya  →
  • Virginia Woolf :Mengolah Tekanan Menjadi Karya

    19 April 1941. Di dekat jembatan di Southease, sesosok jasad manusia ditemukan. Menurut pemberitaan yang ramai beredar, itu adalah jenazah Mrs.Woolf, yang sejak tiga minggu sebelumnya diberitakan menghilang. Mrs. Woolf yang dimaksud ialah Virginia Woolf, sastrawan terkemuka Inggris yang terkenal dengan sejumlah karya eksperimentalnya. Penemuan jenzahnya kemudian diikuti dengan berbagai proses penyelidikan. Disimpulkan bahwa Virginia …

    Selengkapnya  →
  • Herbert Marcuse: Utopia dan Teriakan Revolusi dari Berlin

    Setiap kali saya mengingat Marcuse, samar-samar saya melamunkan sajak Wiji Thukul tentang orang-orang berilmu yang serupa “cukong”, yang memanfaatkan ilmu jadi alat tipu-tipu. Katanya, “Apa guna punya ilmu tinggi kalau hanya untuk mengibuli.” Memang, melalui ilmu, seseorang dapat menemukan kebenaran. Dan dengan meyakini pendapat tersebut, bahwa keyakinan itu betul-betul sahih, tentu kita juga harus mempercayai …

    Selengkapnya  →
  • Salinger: Dia yang Menulis dari Kesunyian

    Jika mencari sosok pengarang Amerika kontemporer yang pada satu titik mengalami kemiripan dengan pujangga lama di negeri ini, kita bisa menyebut satu nama: Salinger, JD Salinger. Yang dimaksud “kemiripan dengan pujangga lama” terletak pada ketidakinginan pengarang tersebut untuk dijadikan semacam selebriti yang diburu-buru oleh para penggemar-karyanya seperti para pengarang kakawin di negeri ini dulu. Dengan …

    Selengkapnya  →
  • Steinbeck: Mahasiswa Drop Out Peraih Nobel Sastra

    Memiliki ibu yang sangat mendukung literasi, adalah anugerah yang selalu disyukuri John Steinbeck. Dari situlah setidaknya Steinbeck kecil menjadi akrab dengan buku-buku dan mengenal karya sastra berbagai penulis besar dunia. Bersama ketiga saudara perempuannya, Steinbeck memfavoritkan Morte d’Artur karya Sir Thomas Malory. Buku inilah yang kemudian membuat Steinbeck ingin jadi pengarang saat dewasa kelak. Steinbeck, …

    Selengkapnya  →
  • Jejak Bolaño dalam Sastra Amerika Latin

    Roberto Bolaño wafat pada usia 50 tahun akibat kegagalan fungsi ginjal yang dialaminya. Saat kematiannya, dia menyisakan 1000-an halaman novel dan pengakuan besar dari dunia. Ada beberapa alasan untuk pengakuan ini. Pertama, tentu saja, karena keajaiban dari tulisannya yang mampu mengkombinasikan nuansa “tak biasa” serupa karya Borges, tetapi dengan bahasa-bahasa puitis layaknya Nicanor Parra atau …

    Selengkapnya  →
  • Milan Kundera: Si Pembangun Ruang

    Percakapan Kundera dan istrinya di pembuka novel Kelambanan (La Lenteur) begitu terkenang.  Kurang lebih, beginilah pertanyaan yang spontan dilontarkan Vera, istrinya: “Kenapa orang-orang suka sekali ngebut-ngebut? Pada enggak takut mati mereka?” Itu pertanyaan yang lazim bagi siapa pun yang berada di jalan. Saking lazimnya, pertanyaan itu kerap dianggap hanya sebatas ujaran yang terlontar begitu saja. …

    Selengkapnya  →
  • Chinua Achebe Sang Pewaris Pengetahuan Igboland

    Dia adalah penulis, penyair, profesor, dan kritikus yang sudah menerbitkan banyak karya, yang di antaranya adalah: Things Fall Apart (1958), No Longer at Ease (1960), Arrow of God (1964), A Man of People (1966), dan Anthills of the Savannah (1987). Dia adalah editor majalah Okike dan editor pendiri seri Heinemann Serries dalam literatur Afrika, sebuah …

    Selengkapnya  →
  • Hemingway: Ombak yang Tak Pernah Surut Mengunjungi Kita

    Menyebut nama Ernest Hemingway adalah menyebut salah satu nama asing yang akrab. Karyanya dalam bentuk terjemahan sudah menemui kita sejak zaman Chairil Anwar; sang penyair tersebut menerjemahkan satu cerpennya yang populer hingga kini dengan sangat bagus, Tempat yang Bersih dan Lampunya Terang. Hemingway sendiri sudah meninggal hampir tujuh windu yang lalu, pada tahun 1961, tetapi …

    Selengkapnya  →
Memperbarui…
  • Tidak ada produk dalam keranjang.