Stanbuku.com - Ada untuk dirimu

Arsip Penulis: Cep Subhan

  • O Henry: Genius Pengagum 1001 Malam

    Dunia akan selalu mengenang O Henry sebagai salah seorang cerpenis kelas satu yang setara dengan beberapa raksasa lainnya: Hemingway, Poe, Maupassant. Pada masanya, dia disebut sebagai “jawaban Amerika untuk Maupassant”. Namanya—sebagaimana juga nama Hemingway dan Poe—diabadikan sebagai kusala tahunan bergengsi untuk cerpen-cerpen terkemuka di Amerika: The O Henry Award. Henry, Olivier Henry, bukanlah nama asli. …

    Selengkapnya  →
  • Salinger: Dia yang Menulis dari Kesunyian

    Jika mencari sosok pengarang Amerika kontemporer yang pada satu titik mengalami kemiripan dengan pujangga lama di negeri ini, kita bisa menyebut satu nama: Salinger, JD Salinger. Yang dimaksud “kemiripan dengan pujangga lama” terletak pada ketidakinginan pengarang tersebut untuk dijadikan semacam selebriti yang diburu-buru oleh para penggemar-karyanya seperti para pengarang kakawin di negeri ini dulu. Dengan [...] Selengkapnya  →
  • Hemingway: Ombak yang Tak Pernah Surut Mengunjungi Kita

    Menyebut nama Ernest Hemingway adalah menyebut salah satu nama asing yang akrab. Karyanya dalam bentuk terjemahan sudah menemui kita sejak zaman Chairil Anwar; sang penyair tersebut menerjemahkan satu cerpennya yang populer hingga kini dengan sangat bagus, Tempat yang Bersih dan Lampunya Terang. Hemingway sendiri sudah meninggal hampir tujuh windu yang lalu, pada tahun 1961, tetapi [...] Selengkapnya  →
  • Kafka dan Metamorfosis Kedua dari Praha

    Ada dua karya sastra berjudul “Metamorfosis” yang akan selalu dikenang di muka bumi. Yang pertama adalah puisi naratif panjang dari Ovid, penyair yang bersama dengan Virgil dan Horace membentuk kanon sastra Latin, dan yang kedua adalah novela dari Kafka, terbit pertama kali tahun 1915 dalam bahasa Jerman. Kafka, Franz Kafka, lahir di Praha pada tahun [...] Selengkapnya  →
  • Herman Melville: Penemu Sastra Laut Selatan

    Pada suatu hari, ada seorang penyair yang menulis puisi; sebelas baris, dengan tajuk seni, baris-baris pembukanya seperti ini: Pada jam-jam tenang yang menyenangkan kita mimpikan Banyak rancangan yang tak tertahankan. Tapi hidup yang berdenyut, pinjamkan bentuk Hal-hal yang tak akur musti bersua dan berpeluk: Nyala api dengan cairan—desir angin dengan beku dingin.. Puisi itu bertarikh [...] Selengkapnya  →
  • Akutagawa Ryunosuke: Maestro Pengisah Gerbang Rashomon

    “Dia brilian, sensitif, suka mengolok-olok, dan neurotik.” Howard Hibbett, dalam pengantar terjemahan enam cerpen Akutagawa ke dalam bahasa Inggris, Rashomon and Other Stories, cetakan ke-25 tahun 1999, menuliskan demikian. Pun Hibbett menyebut Akutagawa sebagai penulis yang menggunakan ragam teknik “dari mulai realisme sampai fantasi, dari simbolisme sampai surealisme”. Akutagawa Ryunosuke (lahir 1892, meninggal 1927), adalah …

    Selengkapnya  →
Memperbarui…
  • Tidak ada produk dalam keranjang.